sanggar iwanna jazzercise


SanggarIWANNA JAZZERCISE di bentuk pada tahun 1984 dan yang mendirikan sanggar iwanna jazzercise adalah H. IWAN IRAWAN LUBIS,Ia senang akan suatu gerakan yang spektakuler.menggali khasanah tarian daerah dan mengimprosasikannya dalam tarian jazz untuk di sajikan dalam forum internasional,itulah mimpinya.

Pribadinya tenang,pandanggnya lembut,bicaranya halus dan seperlunya.Hampir tidak bisa di percaya bahwa pria simpatik ini bisa tampil suatu gerakan lincah yang tajam dan mantap,penuh kekuatan,energik dan kaya ekspressi.Semuanya lahir dari perpaduan seni dan olahraga yang mengalir dalam tubuhnya. Dialah iwan lubis,satu dari sedikit penari jazz indonesia yang bisa diandalkan dalam memperkaya warna kreatifitas para pecinta tari kita.

Putra sulung dari M.Mawardi Lubis danTini Mandini yang lahir di Pematang Siantar pada 14 September 1953 ini; sejak kecil telah menunjukan bakat dan perestasinya dalam bidang seni dan olahraga.Menggaku menurunkan bakat seni dari ibunya,wanita asal pekalongan yang beberapa lama menjadi penari istana.Iwan merasa bahwa panggilan olah raga dalam dirinya lahir dari lingkungan keluarga,baik dari pihak ayah maupun ibu.Secara singkat ia hanya menceritakan bahwa ayahnya yang pensiunan Derut PTP Sumatra,gemar olah raga golef dan bilyard,sedangkan ibunya yang teriat tali kekeluargaan dengan Mohamad Sarengat,penari nasional,pernah mencatat penari pertama se indonesia timur pada masa gadisnya dulu.

Iwan sendiri,sejak kecil sudah senang menari dan selalu terpilih untuk mengisi acara-acara sekolah di SD dan SMP.Di bidang olahraga ia menyenangi atletik,basket dan renang dan sering menjuarai lomba atletik antar pelajar se sumatra utara.

  • Antara gelar dan seni

Menginjak masa remaja,Iwan merasa bakat seninya menuntut perkembangan lebih luas lagi.Keinginanya keras untuk mendapat pendidikan di sekolah ballet,namun pada saat itu tidak ada kesempatan bagi anak laki-laki.

Ia harus cukup puas dengan melibatkan diri pada sanggar tari Viatikara bandung,Kota kembang tempat ia menghabiskan pendidikannya sejak SMP hingga nmengantungi ijazah Insinyur Mesin ITB.Mengenai gelar Ir yang di raihnya ini,kata Iwan,tak lepas dari lingkungan keluarganya yang banyak berkarir dalam bidang teknik.Sehingga   cita-cita iwan yang semula ingin menjadi Pramugara Udara,berubah menjadi Ir.bagian mesin.Dan dengan bangga iwan menyerahkan ijazah bagi orang tuannya yang memang  lebih mengharapkan iwan berperestasi dalam ilmu pengetahuan ketimbang serius menggeluti seni tari.

Iwan merasa bahwa harapan ayahnya adalah suatu penolakan akan jiwa seninya.Tapi sebenarnya,ia mengaku,justru penolakan orangtuanya seperti di pakainya sebagai tantangan.’Saya berusaha mandiri.Malah saya pernah sebagai supir orang asing sambil terus berusaha menyelesaikan kuliah’jelasnya.

Selesai kuliah di ITB Bandung,iwan pindah ke jakarta untuk kuliah Manajement dan komputer 3 tahun menamatkan manajement di APP, ia bekerja pada suatu perusahaan perancis,yang memberi kesempatan padanya memperdalam ilmu komputer dengan beasiswa ke london.

Sekembali dari sana iwan dipercayakan sebagai Consultant Computer pada computer Departement Cengkareng Airport,selama 2,5 tahun yaitu sejak di mulainya perkembangan Airport Cengkareng hingga selesai tahap pertama.

Namun pada akhirnya ia merasa bahwa problem hidupnya memberi kesempatan jiwa seni-olahraga merubah akrir.Kini peraktis ia tidak memanfaatkan segala gelar pengetahuannya,yang ia tahu pasti mempunyai peluang luas sebagai andalan nafkah kehidupannya.Namun dengan pasti ia memilih seni tari sebagai dunia kehidupannya.

  • Terbentuknya sanggar

Melangkah dari sana iwan berkenalan dengan seorang guru dari jazz,dan belajar kurang lebih 1 (satu) tahun padanya.ketika ada kesempatan ke Amsterdam,kepandaian baru ini lebih di matangkannya dengan belajar di BENYAMIN FELIX DALL,suatu pendidikan tari yang banyak mengeluarkan koreografer jazz terkenal di antaranya Yanti Arandition yang teroilih sebagai koreografer Ballet terbaik pilihan ballet I.P.P.B 1987,bulan november yang baru lalu.Sayangnya menurut iwan,ia hanya belajar untuk waktu yang sangat terbatas.Sekembali ia ke jakarta ia mengambil dasar-dasar balet di sumber cipta dan selanjutnya memaksakan diri belajar dari buku-buku yang di bawannya dari belanda dan jerman

Dari sini ia mulai berlatih bersama teman sekelas ketika masih sama-sama belajar jazz.Muali memberi ide-ide gerakan,dan melalui ia dikunjungi oleh mereka yang ingin belajar dari dasar.Akhirnya berkembang menjadi sanggar yang di beri nama LANGENKRIDO,pada 1984.


7 thoughts on “sanggar iwanna jazzercise”

  1. hi there…
    where can i meet Bang Iwan (Iwan Lubis)
    he was my teacher since i was a kido and i’ve been looking for him
    i’m really looking forward to hear soon

  2. soooooo glad to read your reply.
    may i have your and/or bang iwan’s cellphone number?
    would you please reply via my email address?
    tq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s